Rabu, 19 Agustus 2009

Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah (HUT ke - 64 RI)


GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

SAMBUTAN

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN KE - 64 REPUBLIK INDONESIA
TANGGAL 17 AGUSTUS 2009


Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Salam sejahtera untuk hadirin sekalian,

Yang terhormat,
Para Undangan dan hadirin sekalian serta,
Peserta Upacara yang saya hormati dan banggakan.


Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenan-Nya kita semua dapat hadir dalam acara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang diraih melalui perjuangan panjang dan pengorbanan jiwa. Namun berkat semangat persatuan, rela berkorban, dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya perjuangan bangsa Indonesia tersebut membuahkan kemerdekaan. Oleh karena itu sudah sepatutnya pada hari bersejarah ini, kita mengenang jasa para pahlawan dan mendoakan semoga mereka berada di tempat yang mulia di sisi-Nya. Untuk itu pada kesempatan yang sangat berharga ini, perkenankan Saya secara Pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Proklamasi Ke – 64 Republik Indonesia kepada seluruh jajaran Pemerintahan Daerah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah.
Semangat juang dan rela berkorban dari para pendahulu bangsa, patut kita teladani dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, agar tercipta negara Indonesia yang kuat, maju, makmur, dan demokratis. Hal ini sejalan dengan tema peringatan hari ini yaitu: “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik Dan Berdemokrasi Serta Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis Dan Sejahtera”.

Saudara-saudara dan Hadirin yang Saya hormati,

Pada tahun ini, Bangsa Indonesia baru saja menyelesaikan sebuah tahapan demokrasi dengan menyatukan diri melaksanakan pemilihan umum. Suatu tahapan penting dalam menentukan perjalanan bangsa lima tahun ke depan. Seluruh rakyat Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, berkesempatan untuk memilih wakil-wakilnya di legislatif, serta secara langsung memilih presiden dan wakil presidennya. Dengan pemilu ini, partisipasi seluruh rakyat Indonesia semakin ditingkatkan untuk mewujudkan masyarakat madani yang demokratis.
Dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah atas partisipasi aktifnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga Pemilu Legislatif dan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 8 Juli 2009 lalu dapat berjalan tertib, aman dan lancar.
Hal ini sungguh sebuah prestasi yang membanggakan kita sekalian. Dimana masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah telah mampu menunjukkan kedewasaan dalam hal berpolitik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai DEMOKRASI dan ETIKA POLITIK. masyarakat kita tidak terjebak ke dalam suatu suasana tercerai-berai oleh perbedaan pilihan politik. Demokrasi justru harus dapat MENDULANG KEBERSAMAAN, dan demokrasi harus MEMENANGKAN KEPENTINGAN MASYARAKAT dengan memberikan penghargaan terhadap perbedaan, sebagai pilar penyanggah kekuatan kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis.
Oleh karena itu, sekali lagi saya menyampaikan mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dan seluruh aparat pemerintah daerah, TNI, Polri, dan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan dalam menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia,

Sampai dengan usia 64 tahun perjalanan bangsa ini, kita menyadari masih menyisakan banyak permasalahan yang terjadi di sekitar kita. Cita-cita kemerdekaan yang kita dambakan yaitu sebagai bangsa yang maju, sejahtera, aman dan bermartabat berdasarkan kebersamaan dalam kebhinekaan suku, budaya, agama, wilayah masih belum sepenuhnya dapat kita raih. Dari masalah kemiskinan, kebodohan, krisis energi, krisis pangan, berbagai bencana alam yang melanda, kerusakan lingkungan, isu pemanasan global, praktek korupsi, terorisme, kriminalitas sampai dengan ancaman disintegrasi masih menjadi permasalahan yang harus segera dicari pemecahannya.
Untuk itu sudah saatnya bagi kita untuk segera bangkit berbenah diri, mengejar segala ketertinggalan dan menguatkan kebersamaan. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah memperkokoh rasa nasionalisme kita. Jika pada masa penjajahan, nasionalisme diekspresikan dengan kebencian kita pada penjajah dan ketidaksukaan sebagai bangsa terjajah, pada saat ini nasionalisme semestinya diwujudkan dalam bentuk olah rasa, olah karsa dan olah karya di semua bidang yang memberikan nilai positif bagi bangsa dengan berdasar kecintaan pada bangsa dan negara kita.
Demikian pula sebagai warga Kalimantan Tengah, kita pun memiliki tugas, peran dan tanggungjawab yang sama, khususnya dalam membangun dan memajukan provinsi tercinta ini sesuai dengan kapasitas masing-masing. Apapun profesi kita, semua adalah bagian tak terpisahkan dari provinsi ini, yang bila disatukan bagaikan sebuah musik orkestra yang saling melengkapi satu dengan lainnya. Untuk itu masing-masing hendaknya memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk melakukan kewajiban sosial masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Mari kita wujudkan kecintaan kita sebagai Oloh Itah (Masyarakat Kalteng). Orang Kalimantan Tengah bukan saja orang yang leluhurnya berasal dari Kalimantan Tengah atau yang lahir di Kalimantan Tengah saja, tetapi orang Kalimantan Tengah adalah orang yang memiliki kepedulian dan rasa empati terhadap daerah ini serta bersedia berkarya nyata bagi masyarakat dan Provinsi Kalimantan Tengah tercinta.
Mengapa hal ini perlu saya tekankan kembali, karena Provinsi Kalimantan Tengah sebagai sebuah daerah yang terus menggeliat ibarat magnet yang menarik ribuan orang dari daerah lain di seluruh nusantara dan bahkan manca negara untuk datang baik untuk berinvestasi, sekedar berwisata dan bahkan menetap dalam rangka mencari penghidupan yang baik. Kondisi ini telah membentuk konfigurasi masyarakat dan dinamika sebagai daerah multikultural, wilayah yang penuh kebhinekaan. Yang perlu disadari sekarang adalah bagaimana kita memaknai keberagaman tersebut sebagai sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang perlu kita pelihara. Keberagaman bukanlah sebuah ancaman, tetapi justru merupakan “keistimewaan” yang dapat dijadikan landasan pembentukan sebuah kultur kebersamaan yang indah, harmonis dan saling memperkaya.
Menjadi kewajiban bagi segenap warga untuk terus membangun kebersamaan. Jika kita berbicara hak individu harus diimbangi dengan kewajiban sosialnya, mengasah kemampuan menghargai dan mengakomodasi pikiran dan pendapat pihak lain yang berbeda untuk menghasilkan kompromi dalam rangka memperjuangkan cita-cita bersama. Kita tidak boleh lengah, jangan memberi kesempatan sekecil apapun bagi merebaknya potensi-potensi kehidupan yang cenderung individualistik (hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya), serta potensi-potensi disintegrasi dengan senantiasa mengembangkan kepedulian kepada sesama dan lingkungan dengan konsepsi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, yang di landasi oleh semangat Isen Mulang.

Hadirin, Peserta Upacara yang Saya Hormati,

Dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI yang berlimpah kebahagiaan ini, saya mengajak segenap warga untuk menyamakan pemahaman akan makna mengisi kemerdekaan. Kita harus menyerap nilai-nilai kejuangan yang telah diteladankan oleh para pahlawan bangsa, untuk selanjutnya kita jadikan perjuangan mengisi kemerdekaan saat ini dan mendatang.
Dari landasan nasionalisme yang diimplementasikan dalam kehidupan yang penuh kebersamaan dan toleransi ini, marilah setiap tanggal 17 Agustus atau momentum memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI ini bersama-sama kita membuat komitmen, apa yang akan kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan ini setahun mendatang? Komitmen sebaiknya direncanakan bersama-sama, dan dilaksanakan bersama-sama pula, serta menjadi tanggung jawab bersama oleh seluruh komunitas baik komunitas RT, RW, Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota bahkan komunitas se-Provinsi Kalimantan Tengah. Dan setahun mendatang pada saat memperingati HUT Kemerdekaan RI, maka komitmen bersama tersebut dijadikan bahan refleksi dari apa yang sudah kita rencanakan, dengan apa yang sudah kita laksanakan. Jika belum sepenuhnya bisa dilaksanakan maka secara jujur kita harus introspeksi diri di mana titik-titik kelemahannya sebagai bahan evaluasi untuk menjadi target yang tidak boleh gagal di tahun berikutnya. Dan bila hal itu tercapai, hendaknya dibuat target baru atau program baru yang lebih tinggi nilainya sesuai dengan potensi dan kapasitas yang ada untuk kemajuan komunitas. Dengan demikian peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ini sekaligus kita jadikan sebagai hari pengukuran atau hari penilaian kemajuan dari Provinsi Kalimantan Tengah, Kemajuan dari Kabupaten/Kota, kemajuan dari masyarakat satu kecamatan, kemajuan dari masyarakat satu kelurahan, kemajuan dari masyarakat satu RW bahkan kemajuan dari masyarakat satu RT.
Saya sebagai pimpinan yang melayani sekaligus pamong masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah juga terus bertekad untuk menjadikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai pemerintahan yang bersih, bertanggung jawab, transparan, efektif, effisien, tanggap, melibatkan masyarakat, ada keberpihakan, dan memiliki perencanaan jauh ke depan. Demikian halnya saya harapkan bagi Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah.
Mari, momentum 17 Agustus tahun ini, kita isi dengan Deklarasi Komitmen untuk bersama-sama membangun cita-cita untuk kita realisasikan bersama selama 1 tahun ke depan. Dan di peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun mendatang, kita evaluasi dan pertanggungjawabkan komitmen yang kita canangkan di peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun ini.

Saudara-saudara yang saya hormati,

Pada kesempatan memperingati hari proklamasi kemerdekaan ke-64 RI ini, pada tanggal 15 Agustus 2009 lalu, Gubernur Kalimantan Tengah menerima tanda kehormatan Bintang Maha Putra Utama yang diserahkan langsung oleh Presiden RI, sebagai bentuk penghargaan negara atas sumbangsih gubernur terhadap bangsa ini. penghargaan tersebut adalah hasil kerja keras bersama seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Untuk itu sebagai wujud pertanggungjawaban kita bersama, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama membangun komitmen untuk kebaikan kita bersama sebagai berikut :
1. Sehubungan dengan tibanya musim kemarau serta mulai terdeteksinya titik-titik hotspot yang berakibat pada munculnya kabut asap di Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama dengan pemerintah kabupaten untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan dan hutan. Untuk itu sangat diperlukan koordinasi dan sistem pengawasan serta pengendalian kebakaran secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kepala daerah berfungsi sebagai koordinator di wilayahnya. Dengan demikian jika terjadi kebakaran lahan yang tidak terkendali, maka pimpinan daerahlah yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Tidak ada tawar menawar terhadap kalimat “Stop Pembakaran”. Secara khusus bagi perkebunan berskala besar, sama sekali tidak diperkenankan melakukan land clearing (membersihkan lahan) dengan cara membakar apapun alasannya.
2. Dalam upaya pemanfaatan lahan-lahan terlantar di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, melalui program “GERAKAN BERSAMA MEMANFAATKAN LAHAN TERLANTAR (GERBER MLT)” yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya minta kepada pemerintah Kabupaten/kota untuk segera menyelesaikan Rencana Definitif dan Komitmen penyediaan anggaran atau bantuan dana, benih/bibit serta berbagai jenis bantuan dan sarana produksi lainnya, guna kelancaran dan kesuksesan program tersebut.
3. Meningkatkan kewaspadaan secara terus menerus terhadap segala kegiatan dari pihak tertentu yang melawan hukum, berupaya memecah belah bangsa dengan isu SARA serta tindakan terorisme.

Demikianlah sambutan dan beberapa harapan saya pada kesempatan yang berbahagia dan mulia ini. Marilah Dengan Semangat Proklamasi Kita Tingkatkan Kebersamaan Dalam Budaya Huma Betang Menuju Kalimantan Tengah Yang Sejahtera Dan Bermartabat Demi Kejayaan NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan selalu menyertai dan memberkati segala upaya dan kerja keras kita bersama mengisi kemerdekaan.

Merdeka……! Merdeka……! Merdeka…!
Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-64
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,

TTD

A.TERAS NARANG, SH

Tidak ada komentar:

Total Tayangan Laman

YouTube

Loading...

ARTI SAKATIK

SELAMAT DATANG DI BLOG SAKATIK.COM
KATA SAKATIK DIAMBIL DARI BAHASA DAYAK NGAJU YANG MEMILIKI ARTI "SEBAGAI PEMBIMBING" ATAU BISA DIKATAKAN SEBAGAI "MENTOR/GEMBALA" BAGI SEMUA ORANG.
MELALUI BLOG INI SEMOGA DAPAT MENJADI SEBUAH SUMBER KEBAIKAN BAGI SEMUA ORANG.